Skip to main content

agustus dan trauma antargenerasi

nenek takut gelap sampai jatuh sakit.

mungkin karena dulu ketika ada tentara yang datang berpatroli,
seluruh cahaya kampung akan dimatikan.
dan nenek, beserta anak-anaknya yang masih kecil, akan bersembunyi di dalam lubang tanah hingga pagi.
dingin, lembab, gelap-gulita,
berdesakan, berdoa: "semoga hari ini bukan kita." 

bisakah kita akhirnya benar-benar memaknai sejarah lebih dari sekedar dongeng para orang tua?
atau materi dalam buku pelajaran?
bukan perjuangan yang diromantisasi,
yang kata-katanya dipoles oleh mereka
yang mungkin tidak merasakan buta huruf.
melainkan sejarah yang isinya teror setiap malam.

sejarah bukanlah masa lalu yang gugur,
melainkan warisan berpuluh-puluh tahun kemudian.
yang masih tersimpan di dalam urat nadi kita.
lewat pola asuh,
lewat didikan 'VOC' yang keras,
lewat 'jangan mengeluh, yang penting bisa makan'.

nenek dan kakek kita.
nenek dan kakek dari nenek dan kakek kita.
nenek dan kakek dari nenek dan kakek dari nenek dan kakek dari--mereka yang namanya tidak tercatat.
tetapi genetiknya masih mengalir hingga detik ini.
yang tidak sempat memproses trauma, karena sibuk bertahan hidup.

di tengah modernitas yang membuat kita sibuk dengan urusan masing-masing, bisa kah kita menciptakan ruang baru dalam hati ini?
hati yang sama seperti hati-hati ratusan tahun lalu.
memaknai sejarah mungkin adalah salah satu langkah untuk berkoneksi, bukan hanya dengan kakek dan nenek, tapi juga dengan luka dalam diri kita.

***

"the heart is ancient, and hasn't had any updates." -doug belshaw.

Comments

Popular posts from this blog

a chunk of glass

i've been wanting to paint your soul with the color of the world so that you can see the magic hiding behind everyone's eyes i've been wanting to whisper poems about stars and dreams to your abyss praying for you long last memories i've been wanting to stitch your limbs to help you learn how to dance and venture to fail your loneliness from tearing you apart maybe if i had listened to the beat of your core how transparent and colorless it was like a chunk of glass i see that's why sometimes it looks empty only when i finally tried to stare closely and squint my eyes only if i was not too scared to know what's inside it was unmolded not sure if it's too strong or too stubborn either way, it remained the same.

< animus >

Tonight, I’d be fine I could sleep In the midst of chaos I’d move backwards everytime my guilt decapitated my essence Tonight, I found somebody's reflection on a broken mirror And it was a boy He was made from my desperate prayers in every crowds Sometimes I saw him with his innocent smile Sparkling eyes and curly hair Clean uniforms and black loafers His voice was kind He looked alive, and perfect Unlike the world I was ragged I wish I were you I'd have been beautiful Tonight, I'd fight with my dirty nails and sharpened wooden stick You’d fight with soft words that kill minds I drank their blood You danced with their corpses But we both lost the war, despite our childhood secret dreams We knew we’d do Maybe I should hold your hand from the start Before I brought you your doom, and you brought mine But it’s fine Cause the longing is finally ending The longing is finally ending. ~•~ / Why I Only Face You Now When I've Known You Since F...